JAGO SF TURUNKAN GAGAK RIMANG DAN RADEN 99 DI BERSINERGI SOLO HIGH CLA
SOLO — Jago SF, salah satu tim asal Solo Raya yang fokus pada pemeliharaan dan perlombaan cucak hijau, menurunkan dua amunisi andalannya, Gagak Rimang dan Raden 99, dalam gelaran Latpres Bersinergi Solo High Class pada Rabu, 17 Juni 2026. Dalam kompetisi tersebut, kedua burung ini menyelesaikan penilaian di posisi runner-up pada kelas yang berbeda.
![]() |
| Rudy Jago - Jago Sf |
Hasil Perolehan Gagak Rimang
Gagak Rimang diturunkan pada kelas Cucak Hijau A Sangkar Bebas 150K. Bersaing dengan sejumlah burung lain di kelas tersebut, Gagak Rimang menempati posisi Juara 2.
Berdasarkan jalannya penilaian di lapangan, burung ini tampil dengan gaya ngentrok dan membawakan materi lagu secara konstan sepanjang perlombaan. Hasil ini membuat Gagak Rimang dijadwalkan untuk kembali mengikuti sejumlah agenda lomba di berbagai event organizer (EO) mendatang.
Catatan Teknis Penampilan Raden 99
Sementara itu, Raden 99 diturunkan untuk berlaga di kelas utama. Burung ini juga berhasil menduduki posisi runner-up setelah melewati proses penjurian.
Berdasarkan rekaman video dan pengamatan di lapangan, Raden 99 menunjukkan beberapa catatan performa teknis selama durasi penilaian:
- Variasi Lagu: Membawakan lagu bertipe rol (bersambung) yang dikombinasikan dengan tonjolan tembakan panjang bervolume jelas.
- Stabilitas Gaya: Menampilkan gaya ngentrok sejak awal digantang hingga akhir masa penilaian tanpa terlihat penurunan stamina.
- Posisi Pangkringan: Menetap di satu titik pangkringan dan fokus berkicau tanpa menunjukkan perilaku melompat bolak-balik atau menabrak jeruji sangkar.
- Durasi Kerja: Tampil bersih tanpa jeda aktivitas sekunder seperti didis (merapikan bulu) atau menggaruk sayap, sehingga durasi penilaian berjalan penuh.

Post a Comment