Header Ads

Adu Gengsi Di Kelas Kenari 24 G Latber KBC, BOTTOM Rebut Juara

 

Latber Sabtu Kronggahan BC 14 November 2020. Ada yang berbeda dalam gelaran latber Sabtu Kronggahan BC (KBC) kali ini. Penambahan kelas di sesi Kenari Standar Kecil 50k memberi warna baru bagi para pecinta kenari Yogyakarta yang hadir dalam gelaran Sabtu kemarin. Ada usulan dari kenari mania Jogja untuk diadakan kelas khusus di sesi kenari. Yaitu kelas tantangan 24 gantangan dan wajib bermain rapat. Artinya masing masing kenari saling berhadapan "head to head". Tidak semua kenari mampu bermain dan berlaga dalam jarak rapat antar burung. Dibutuhkan mental dan stamina burung yang memadai serta kepiawaian sang perawat agar kenari mampu membawakan lagu dalam durasi panjang tanpa emosi. Istilah yang sering dipakai oleh kenari mania adalah main "apit jepit". Untuk memaksimalkan penjurian, jumlah peserta dibatasi hanya 24 gantangan. Dengan formasi penjurian 6 juri dan 3 koordinator lapangan, ditambah 2 offisial pemantau pelanggaran, diharapkan semua lini terpantau. Peserta juga bisa dengan mudah membandingkan kekuatan gacoannya dengan kekuatan rival. Sehingga pemenang yang terpilih adalah benar benar yang terbaik dimata juri dan peserta. Ini merupakan gengsi tersendiri bagi pemenang di kelas tantangan 24 G. Maka tak heran di H-1 tiket tantangan 24G habis terjual. Padahal pemberitahuan tentang diadakannya kelas tantangan 24 G diumumkan di sosial media baru sekitar 3 hari menjelang gelaran berlangsung. 

Tampil sebagai pemenang yaitu: BATTOM milik Mr. Tom/Mr. Pendhot Districk 13. Bertengger di gantangan 44 , jenis Af Super warna Bon Kuning. Disusul Do Mi Sol milik GKV 135 Terban BC di urutan ke 2. Dan Mr BONES -Lampiz BJ Series di posisi ke 3. 

Tidak kalah meriahnya dengan kelas Tantangan 24 G, di kelas Kenari Standar Kecil 60G jumlah peserta hampir memenuhi kuota gantangan. Jarak antar sangkar juga hampir rapat. 

Muncul nama BRUTAL  milik Mr Irul Block Utara di urutan 2 pada sesi A dan B. 

Sedangkan di sesi Kenari Standar Bebas Muncul FAYOLA  (F3 series) digantangan 21 milik Mr Husni SPG SF.  Tampil konsisten dalam durasi , irama dan gaya dari awal hingga akhir sesi. Dan berada di posisi ke 2. 

Di sela padatnya aktivitas sebagai prajurit dari kesatuan TNI AU, Mr Husni selalu menyempatkan hadir di setiap gelaran lintas EO disaat waktu luangnya,  Khususnya pada segmen kenari. Cukup terpandang dikalangan kenari mania Yogyakarta dan Jateng. Koleksi kenari beliau dominan "kekinian" dari segi postur, irama  dan gaya, mengorbit hingga ke seluruh Nusantara. 

Burung burung yang berlaga di kelas ini di dominasi oleh kenari kenari mapan. Sebut saja PUTRA BAKAT milik Mr Jabung/Putra Herman dari Bolomanuk Sf di podium 1.  Dan DAKKAR milik GM Car Service. Kemenangan yang diraih tentu menjadi gengsi tersendiri bagi pemiliknya. 

Di sesi Murai Batu A, Tampil enerjik di gantangan 27. Cukup elegant, Dengan permainan ekor yang dominan dalam posisi kuda kuda satu titik di tangkringan, dengan fasih melontarkan tonjolannya berupa lagu siri siri, kapas tembak dan cililin dalam jeda yang cukup rapat. Mendapat pengakuan mutlak dari 6 juri yang bertugas. Koncer A. Yaitu TRIPLE S debutan terbaru Mr Andy Donk Jogja. Burung baru didapat, Hari ini baru uji coba, Yaa... harapannya bisa menjadi amunisi yang mumpuni untuk Mr Andy Donk SF, ujar Mr.Donk saat ditemui.

Sesi Cucak Hijau, Muncul nama AMBYAR milik Mr Agung Pringgokusuman sebagai juara 3 di sesi A dan Juara 1 di sesi B. Seekor cucak hijau asal Banyuwangi berpostur besar dengan gaya khas jambul ngentrok dengan lagu isian berirama rol tembak. Bukan hanya itu yang teristimewa dari penampilan AMBYAR adalah buka ekor. 

Latber dimulai tepat pukul 13.00 dan berakhir sebelum adzan Maghrib berkumandang. Berlangsung lancar dan tertib. 

Kesadaran peserta menjaga regulasi non teriak yang diterapkan panitia layak mendapat apresiasi. 

Salam ( Ags rkm )

Aksi Kenari FAYOLA ( F3 series ) dan pola rawatannya

No comments