Header Ads

MURAI KLUK KLUK ANAK KOLONG SF KEMBALI BERSINAR SETELAH LAMA PARKIR

Muncul nama KLUK KLUK  seekor murai batu milik mr. Wahyu Aditya – Anak Kolong SF dalam gelaran Radjawali Indonesia bertajuk PIALA KETUA DPRD KOTA pada hari Minggu 17 Juli 2022 di Embung Langensari Yogyakarta. Dua tahun silam murai batu KLUK KLUK terbilang stabil dan cukup enak kinerjanya serta rutin menorehkan prestasi di 3 besar tangga kejuaraan lomba burung berkicau lintas organiser lintas kota setiap Minggu. Memasuki fase mabung sekira satu tahun yang lalu, kinerja burung ekor panjang ini mulai turun performa. Penampilannya tidak serapi sebelumnya. Sering menabrak jeruji sangkar dan lantunan irama lagunya tidak sebagus tahun sebelumnya alhasil prestasinya juga meredup.

Wahyu Aditya / Boncel (Anak Kolong Sf)

Fase mabung yang dilalui KLUK KLUK tidak semulus proses mabung lazimnya seekor murai batu. KLUK KLUK mengalami kesulitan turun bulu, terutama di bagian ekor. Wahyu Aditya atau akrab di sapa Boncel, harus ekstra sabar dalam menangani hal ini. Setelah penantian panjang sekira satu tahun lamanya, masa istirahat KLUK KLUK berakhir. Masa mabung berhasil dilalui dan tumbuhnya bulu bulu baru merubah penampilan KLUK KLUK menjadi semakin apik dari sebelumnya.

Kopdar APBN di Kebumen 3 Juli 2022 dipilih Mr. Boncel sebagai ajang ujicoba laga perdana. KLUK KLUK berhasil menempati peringkat ke 2 di salah satu sesi murai batu dan selang 2 pekan kemudian turun laga di PIALA KETUA DPRD KOTA Radjawali Indonesia juga diperingkat 2 sesi Murai Batu DPRD 200K. Mohon doa restu rekan rekan kicau mania supaya KLUK KLUK bisa stabil lagi sehingga kami bisa srawung dan guyub rukun setiap Minggu, imbuh Mr. Boncel saat ditemui. 

Salam (ags)


No comments